Adanya temuan mie dan bakso mengandung Boraks di pasar tradisional di Manado, terus menuai sorotan dan keprihatinan. Salah satunya dari legislator DPRD Sulawesi Utara (Sulut) yang juga penyuka mie Cindy Wurangian. Dia meminta pihak-pihak terkait, mulai dari Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM), hingga Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) untuk tidak tinggal diam dengan masalah ini.
“Saya sendiri sangat suka dengan mie dan tentu siapa saja juga suka dengan mie. Masyarakat kalangan atas bawah pasti suka mie. Ini harus ditindaklanjuti oleh seluruh pihak dan instansi yang terkait, karena menyangkut kesehatan dan nyawa orang banyak,” ungkap Cindy, Rabu (7/2/2018).
Cindy Wurangian juga meminta penegasan dari aparat hukum, untuk menelusuri dan menindaklanjuti kasus ini. “Ini menyangkut makanan yang beracun masuk ke dalam tubuh. Meski mungkin efeknya tidak langsung terasa, tapi jika dikonsumsi terus menerus akan menimbulkan keracunan,” tukasnya.
Ketua DPD II Golkar Kota Bitung ini juga berharap, para pembuat mie berboraks harus dihukum, karena apa yang mereka lakukan ada unsur kesengajaan. “Ini harus diproses hukum. Harus ada hukuman bagi pihak-pihak yang membuat mie tersebut, karena ini ada unsur kesengajaan,” tegas Cindy Wurangian yang merupakan penggemar olahraga yoga ini.
Ketua Komisi II DPRD Sulawesi Utara bidang Perekonomian dan Keuangan itu menegaskan, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan BBPOM dan Disperindag, untuk mengambil langkah-langkah konkrit bagi kasus tersebut. “Kita akan menyesuaikan dengan waktu bersama-sama dinas terkait, untuk duduk bersama mencari formula yang tepat mengatasi hal-hal semacam ini agar tidak terjadi lagi,” tukasnya.
Sumber: Bakubae.com

Tidak ada komentar:
Posting Komentar