Senin, 15 Januari 2018

Wapres JK Saksikan Penandatangan MoU Pengembangan GIPTI BSD City


Wapres JK menyaksikan penandatanganan MoU pengembangan Galeri Iptek dan Inovasi (GIPTI) antara Bupati Tangerang A. Zaki Iskandar, Rektor Universitas Paramadina Prof. Firmanzah, Sinarmas Land dan Kepala Puspiptek.

Penandatanganan kesepakatan bersama tersebut berlangsung di Istana Wapres, Jakarta pada hari Senin (15/1/2018) dan juga disaksikan oleh Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi M. Nasir.

Dalam pidatonya, Wapres JK mengatakan bahwa penandatanganan MoU hendaknya tidak hanya jadi seremonil belaka tetapi harus ada tindak lanjut dan realisasi nyata kedepannya.

Menurut Wapres JK, pengembangan pusat inovasi ini harus menghasilkan karya nyata berupa teknologi yang bersifat komersil, karena Indonesia sudah sedemikian tertinggal jauh di belakang negara-negara lain. Artinya Indonesia harus terus menatap kedepan menatap perubahan.

“Setelah penandatanganan ini berkasnya saya harap jangan langsung ditaruh di laci kantor, tapi ditindaklanjuti, rencana selanjutnya disusun untuk direalisasikan, kita ini harus terus maju kedepan, karena pengembangan teknologi saat ini sudah sangat berkembang pesat,” kata Wapres JK.

Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Prof. M. Nasir, menyambut baik terjadinya kolaborasi berbagai unsur dalam pengembangan iptek dan inovasi melalui kerjasama Puspiptek, Pemkab Tangerang, Universitas Paramadina dan Sinarmas Land.

Menurut Menristekdikti, pengembangan GIPTI merupakan kolaborasi yang unik dari empat institusi lintas sektor yang mewakili unsur ABG (Academics-Business-Government) yang lazim disebut Triple Helics.

Keempat institusi yang mewakili triple helics tersebut adalah Pemerintah yaitu Puspiptek dan Pemerintah Kabupaten Tangerang, Universitas Paramadina mewakili dunia akademik, dan Sinarmas Land sebagai wakil dunia usaha.

Menristekdikti berharap, GIPTI dapat berkontribusi bagi pembangunan masyarakat berbasis iptek khususnya di Kabupaten Tangerang, peningkatan daya saing daerah, serta penciptaan produk-produk inovasi serta wirausaha berbasis teknologi di masyarakat.

Bupati A. Zaki Iskandar mengatakan disela-sela MOU tersebut bahwa ini merupakan Pengembangan GIPTI di BSD City selaras dengan Visi Kabupaten Tangerang yaitu mewujudkan masyarakat yang cerdas, makmur, religius, dan berwawasan lingkungan.

Pemerintah Kabupaten Tangerang juga mendorong dan menggandeng pihak swasta dalam mewujudkan 25 Program Unggulan, di antaranya Program Kerjasama Lintas Menuju Rakyat Sejahtera (Jalin Rasa).

“Dengan adanya GIPTI ini juga dapat menjadi ajang promosi daerah dalam pengembangan iptek karena Pemkab Tangerang tiap tahun mengadakan lomba inovasi Teknologi Tepat Guna (TTG) yang diikuti oleh Posyantek (Pos Pelayanan Teknologi ) yang tersebar di seluruh kecamatan.” ujar Bupati Zaki.

Perlu diketahui, GIPTI akan berlokasi di Kabupaten Tangerang tepatnya di area BSD City. Sebagian areal GIPTI akan menempati lahan Puspiptek seluas ± 15 Ha yang berada di wilayah tersebut.

GIPTI akan menjadi show case kemajuan inovasi dan juga teknologi terapan terkini, tempat untuk pemberdayaan dan edukasi masyarakat dibidang IPTEK, dan tempat pemasaran bagi produk IKM dan startup berbasis teknologi.

Inkubator bisnis teknologi untuk perusahaan startup ini akan bersifat kolaboratif antara Puspiptek dan Pemkab Tangerang dari dunia pemerintah, Universitas Paramadina dari dunia akademik, dan Sinarmas Land sebagai pihak pengembang.

Sumber: Bakubae.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Golkar Luwu Timur Siap Berjuang Menangkan NH-Aziz

Ketua DPD II Golkar Luwu Timur (Lutim), Thorig Husler, menegaskan seluruh kader partai berlambang beringin siap berjuang untuk memenangka...