Rabu, 10 Januari 2018

Ini Paparan Emir Baramuli Tentang Tri Program Rakyat Airlangga Hartarto


H.Emir Baramuli, M.B.A., Wakil Sekjen Korbid Ekonomi DPP Partai Golkar, segera wujudkan TRIPRO GATRA, yaitu tiga program Golkar untuk pemberdayaan ekonomi kerakyatan. Apalagi Ketua Umum DPP Golkar telah menghimbau ke semua kader Golkar untuk mensosialisasikan Tiga Program Rakyat.

Tripro Gatra sendiri perlu dibedah agar program tersebut dapat diimplementasikan. Untuk mewujudkan program Ketum DPP Golkar Airlangga Hartanto tersebut, putra mantan Ketua DPA Dr H.A.A. Baramuli, S.H., Emir Baramuli membentangkan gugus pemikirannya.

Menurut Emir Baramuli, program Tripro Gatra, pertama, sembako murah. Caranya, kata Emir dalam siaran persnya yang disampaikan Koordinator Media Centernya di Makassar, Bachtiar Adnan Kusuma, dengan Kerja sama Lembaga Pemberdayaan Masyarakat( LPM ) membangun KOPERASI KARYA GATRA.

Koperasi Karya Gatra akan dibangun di 83.184 DESLUR (74.754 Desa dan 8.430 Kelurahan) bekerja sama dengan Bulog Kabupaten sebagai Pemasok dan pembeli Hasil Bumi Rakyat.

”Kepala daerah dari Golkar yang sudah terpilih dan yang akan terpilih membuat kebijakan pro koperasi dan usaha kecil menengah, serta memfasilitasi Transportasi Sembako untuk diseluruh desa terpencil,” jelas Emir Baramuli.

Sementara itu, Emir yakin bahwa perusahaan swasta di level kabupaten dan kecamatan akan bekerja sama dan berpartisipasi dalam bentuk program community development dalam rangka penyediaan transportasi sembako, agar biaya transportasi dapat dikompensasi dengan CDR.

Kedua, peningkatan tenaga kerja di area pedesaan, dikaitkan dengan pembangunan Kawasan Industri Terpadu di setiap provinsi hingga tingkat kecamatan serta wajib menyediakan pelatihan SDM untuk diperkerjakan dalam kawasan industri.

Diperkirakan satu Kawasan Industri Terpadu dapat menyerap minimal 10.000 tenaga kerja sehingga akan menyebabkan multiplier effect secara ekonomi serta peningkatan daya beli masyarakat.

Ketiga, Rumah Murah. Program Pemerintah yaitu TORA (Tanah Objek Reforma Agraria) seluas 4,100,000 Hektar, di mana masyarakat memperoleh sertifikat secara gratis di atas areal perkebunan, pertanian, hak ulayat serta kawasan hutan yang di peruntukan untuk kawasan perkebunan dan pertanian.

Peran Gubernur dan Bupati akan sangat dominan melalui Dinas Kehutanan Provinsi, karena dapat mengusulkan serta mengidentifikasi lahan potensi untuk perumahan perkebunan yg dapat di maksimalkan dengan bekerja sama Pihak Swasta dan Pemerintah melalui Kementerian PUPR untuk penyediaan Rumah Layak Huni bagi Rakyat.

Karena itu, dalam mewujudkan TRIPRO GATRA, Emir mengatakan diperlukan skema kerja sama yang berbeda di tiap daerah. Untuk itu Golkar melalui kader pemikir ekonomi yang cerdasdapat menyumbangkan gagasannya untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Sumber: Bakubae.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Golkar Luwu Timur Siap Berjuang Menangkan NH-Aziz

Ketua DPD II Golkar Luwu Timur (Lutim), Thorig Husler, menegaskan seluruh kader partai berlambang beringin siap berjuang untuk memenangka...