Selasa, 16 Januari 2018
Idrus Marham, Politisi Gaul Asal Sulsel Diangkat Jadi Menteri Sosial
Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham dilantik sebagai Menteri Sosial menggantikan Khofifah Indar Parawansa, Rabu (17/1/2018). Khofifah sendiri dicalonkan Partai Golkar sebagai Calon Gubernur di Pilkada Jatim 2018.
Perjalanan karier Idrus Marham sebagai politisi dimulai tahun 1997 sebagai anggota MPR sebagai utusan golongan. Dia baru menjadi anggota DPR dari Partai Golkar sejak tahun 1999.
Idrus Marham mengundurkan diri sebagai anggota DPR periode 2009-2014 pada 8 Juni 2011 dan menjadi Sekjen Partai Golkar hingga akhirnya diangkat menjadi Menteri Sosial pada 17 Januari 2018.
Pelantikan Idrus Marham berbarengan dengan dilantiknya Jenderal TNI (Purn) Agum Gumelar sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden menggantikan KH Hasyim Muzadi yang wafat, dan Jenderal TNI (Purn) Moeldoko sebagai Kepala Staf Kepresidenan menggantikan Teten Masduki.
Kemudian Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal Madya TNI Yuyu Sutisna diangkat menjadi Kepala Staf TNI-AU menggantikan Marsekal TNI Hadi Tjahjanto yang diangkat sebagai Panglima TNI. Pangkat Marsdya Yuyu dinaikkan setingkat lebih tinggi menjadi Marsekal TNI.
Berikut ini adalah profil lengkap Idrus Marham:
Nama Lengkap: M Idrus Marham
Tempat dan Tanggal Lahir: Pinrang, Sulawesi Selatan, 14 Agustus 1962
Pendidikan:
– SD Negeri
– Pendidikan Guru Agama Negeri (PGAN) 6 Tahun
– Sarjana Muda Fakultas Syariah IAIN Alauddin, Ujung Pandang (1979)
– Fakultas Syariah IAIN Walisongo, Semarang (1983)
Pekerjaan:
– Dosen Universitas Islam Attahiriyah (Uniat), Jakarta
– Presiden Komisaris PT Hamparan Bumi Minerals, Jakarta
– Direktur Utama PT Sembilan Hati Selaras, Jakarta
– Dosen Universitas Islam Attahiriyah (Uniat), Jakarta (1985-1993)
– Dosen Universitas 17 Agustus 1945 (Untag), Jakarta (1985-1993 )
– Dosen Universitas Tarumanegara (Untar), Jakarta (1985-1993)
– Peneliti Balitbang Agama, Jakarta (1986-1993)
– MPR dari Utusan Golongan (1997-1999)
– DPR dari Partai Golkar, dapil III Sulawesi Selatan (1999-2004) sebagai anggota Komisi II
– DPR dari Partai Golkar, dapil III Sulawesi Selatan (2004-2009) sebagai anggota Komisi III
– DPR dari Partai Golkar, dapil III Sulawesi Selatan (2009-2014)
Aktivitas Politik:
– Wakil Sekretaris Bappilu Sektor Agama DPD Golkar DKI Jakarta (1992)
– Ketua Pengembangan Wilayah DPP BKPRMI (1993-1996)
– Ketua Biro Pemuda DPD Golkar DKI Jakarta (1993)
– Ketua Umum DPP BKPRMI (1997-2000)
– Ketua FKKI Nasional (1997-2002)
– Anggota Pimpinan Bakornas Pemuda Golkar (1998)
– Timja Pemenangan Pemilu DPP Partai Golkar (1998)
– Ketua Karang Taruna Indonesia Nasional (2001-2005)
– Ketua Umum DPP KNPI (2002-2005)
– Wakil Sekretaris Jenderal PP AMPG (2002-2007)
– Wakil Koordinator Bidang Komunikasi Politik LPP DPP Partai Golkar (2002-2007)
– Anggota Penasihat DPP AMPI (2003-2008)
Sumber: Bakubae.com
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Golkar Luwu Timur Siap Berjuang Menangkan NH-Aziz
Ketua DPD II Golkar Luwu Timur (Lutim), Thorig Husler, menegaskan seluruh kader partai berlambang beringin siap berjuang untuk memenangka...
-
Kepedulian politisi cantik Christiany Eugenia Paruntu terhadap di dunia pendidikan nyiur melambai sudah tak diragukan lagi. Putri sulung ...
-
Ketua Harian DPP Partai Golkar Nurdin Halid menyatakan persiapan Rapimnas dan Munaslub Golkar telah rampung 90%. Sementara mengenai mat...
-
Nursyam Halid, Sekjen Pimpinan Pusat Angkatan Muda Partai Golkar (PP AMPG) mendorong Aziz Syamsuddin menjadi Ketua DPR menggantikan Setya...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar