Jumat, 24 November 2017
Wapres JK Ingin Atlet Terima Beasiswa LPDP, Ini Baru Mantap!
Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla, ingin supaya kalangan atlet dapat menjadi penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan. Hal itu dinilai dapat menjadi kompensasi yang tepat dari pemerintah bagi para atlet yang telah mengharumkan nama Indonesia, sekaligus upaya penjaminan taraf pendidikan mereka.
"Banyak atlet yang muda-muda. Makanya, kita diskusikan, program LPDP itu sekarang kan fokus di S2, mungkin nanti bisa fokus ke S1 juga, khusus diberikan kepada atlet," ujar Ketua Umum Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI), Anindya Novan Bakrie, usai beraudiensi dengan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla di Kantor Wakil Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis, 23 November 2017.
Rencana pemberian beasiswa LPDP kepada atlet menjadi salah satu bahan diskusi Anin dan JK. Selain itu, Anin menyampaikan, ia dan JK juga memperbincangkan kemungkinan pendirian pusat-pusat ilmu keolahragaan di banyak perguruan tinggi.
Menurut Anin, hal terakhir yang didiskusikan adalah perawatan kompleks Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), khususnya Stadion Akuatik yang baru selesai direnovasi.
"Apabila diperlukan, kami siap untuk memberikan sumbangan pikiran yang kreatif karena maintenance itu juga tidak murah," ujar Anin.
Sumber: Viva News
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Golkar Luwu Timur Siap Berjuang Menangkan NH-Aziz
Ketua DPD II Golkar Luwu Timur (Lutim), Thorig Husler, menegaskan seluruh kader partai berlambang beringin siap berjuang untuk memenangka...
-
Kepedulian politisi cantik Christiany Eugenia Paruntu terhadap di dunia pendidikan nyiur melambai sudah tak diragukan lagi. Putri sulung ...
-
Ketua Harian DPP Partai Golkar Nurdin Halid menyatakan persiapan Rapimnas dan Munaslub Golkar telah rampung 90%. Sementara mengenai mat...
-
Nursyam Halid, Sekjen Pimpinan Pusat Angkatan Muda Partai Golkar (PP AMPG) mendorong Aziz Syamsuddin menjadi Ketua DPR menggantikan Setya...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar