Selasa, 28 November 2017
Politisi Golkar Ini Minta Jaringan Telkomsel Jangkau Seluruh Morut
Bupati Aptripel Tumimomor menginspeksi secara langsung pembangunan dua menara Telkomsel atau BTS (Base Tranceiver System) di Desa Tiu dan Sampalowo, Kecamatan Petasia Barat, Morowali Utara (Morut), Sabtu (25/11/2017) sore.
Bupati Aptripel Tumimomor yang ditemani Kepala Dinas PU Morut Iwan Ibon berangkat dari kantor bupati di Kolonodale, ibukota Morowali Utara. Saat itu Bupati Aptripel memang tetap masuk kantor meski Sabtu merupakan hari libur akhir pekan bagi ASN (Aparatur Sipil Negara).
Diketahui, menara BTS tersebut dibangun di antara Desa Tiu dan Tontowea dengan berjarak hanya beberapa meter dari poros jalan. Begitu tiba di lokasi pembangunan tower di Desa Tiu, Bupati Aptripel menyaksikan para pekerja bangunan sedang menyelesaikan penyambungan rangka atas tahap akhir. Dua pekerja berada di puncak menara BTS setinggi 52 meter tersebut.
Menara BTS ini dibangun PT. Era Bangun Jakarta. Menurut Deny Abdi, konsultan pengawas dari perusahaan itu, pekerjaan ini sudah mencapai tahap akhir. Sehingga jika pengerjaan menara BTS lancar, maka awal Desember 2017 menara BTS sudah bisa diuji coba penggunaannya.
“Kalau dari pihak kontraktor, proyek ini berjalan sesuai jangka waktu yang disepakati. Sekarang tinggal tergantung pihak Telkomsel sebagai penyedia layanan. Akhir November ini pun menara BTS ini sudah bisa digunakan untuk telepon seluler,” kata Deny sambil tertawa.
Bupati Aptripel Tumimomor mengakui perjuangan untuk mendapatkan menara BTS ini melalui perjuangan panjang. Sejak terpilih sebagai bupati, Ketua DPD II Golkar Morut ini sudah melobi kesana-kemari ke semua pihak terkait untuk mempercepat pembangunan dua menara ini. Satu sisi pihaknya menghendaki agar pengadaan bisa dilakukan secepatnya, sedangkan pihak Telkomsel sebagai BUMN penyedia jasa layanan seluler tentu memiliki kebijakan dan perhitungan tersendiri.
“Di awal saya minta kepada Telkomsel agar dapat membangun menara BTS serentak di semua wilayah yang belum dijangkau jaringan telepon seluler, seperti Soyojaya daratan atas, Lijo (Mamosalato), Salubiro (Bungku Utara) dan Petasia Barat. Namun yang terealisasi baru di Kecamatan Petasia Barat dan satunya lagi di Koromatantu (Petasia). Saya tekankan sekali lagi, Telkomsel tentu punya perhitungan tersendiri,” jelas Bupati Aptripel.
Dari Desa Tiu, rombongan bupati menuju Desa Sampalowo untuk melihat pembangunan menara BTS di desa itu. Dimana lokasi menara di Sampalowo berada persis di belakang rumah Kades Onepute, Jasman Lamole.
Dikatakan Bupati Aptripel, kedua menara ini diproyeksikan untuk melayani sepuluh desa di Kecamatan Petasia Barat, yaitu Desa Tiu, Tontowea, Maralee, Moleono, Sampalowo, Mondowe, Onepute, Ululaa, Togo Mulya dan Tadaku.
“Saya mengharapkan pembangunan dua menara ini semoga berjalan lancar. Kita semua patut bersyukur kepad Tuhan. Ini merupakan hadiah terindah di Hari Natal dan juga Tahun Baru,” ucap Bupati Aptripel Tumimomor.
Sumber: Bakubae.com
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Golkar Luwu Timur Siap Berjuang Menangkan NH-Aziz
Ketua DPD II Golkar Luwu Timur (Lutim), Thorig Husler, menegaskan seluruh kader partai berlambang beringin siap berjuang untuk memenangka...
-
Kepedulian politisi cantik Christiany Eugenia Paruntu terhadap di dunia pendidikan nyiur melambai sudah tak diragukan lagi. Putri sulung ...
-
Ketua Harian DPP Partai Golkar Nurdin Halid menyatakan persiapan Rapimnas dan Munaslub Golkar telah rampung 90%. Sementara mengenai mat...
-
Nursyam Halid, Sekjen Pimpinan Pusat Angkatan Muda Partai Golkar (PP AMPG) mendorong Aziz Syamsuddin menjadi Ketua DPR menggantikan Setya...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar